Keprihatinan Produksi Radiofarmaka (produk non-cyclotron) dalam negeri
Pasar radiofarmaka Indonesia saat ini (2025–2026), belum ada angka resmi yang dipublikasikan mengenai persentase impor secara nasional. Namun, berdasarkan dokumen pemerintah dan kondisi industri, dapat dibuat estimasi yang cukup kuat.
Sekitar periode BATAN (±2015–2020), produksi lokal diperkirakan mampu memenuhi sekitar 20–30% kebutuhan nasional. Bahkan pada tahun 2020 pernah disebutkan bahwa produk impor masih mendominasi hingga lebih dari 90% untuk sejumlah jenis radioisotop dan radiofarmaka.
Gambaran kondisi saat ini
Kemampuan produksi radiofarmaka Indonesia sangat bergantung pada keberlangsungan operasi Reaktor Serba Guna G.A. Siwabessy (RSG-GAS) sebagai sumber neutron untuk iradiasi target yang kemudian menjadi radio-isotop. Walaupun Indonesia memiliki pengalaman lebih dari 35 tahun dalam produksi radio-isotop, kondisi fasilitas pada 2025–2026 menunjukkan bahwa diperlukan revitalisasi agar mampu memenuhi permintaan yang terus meningkat.
Jenis target yang diiradiasi di Reaktor Serba Guna-G.A. Siwabessy Serpong (2015-2020)
PT INUKI berperan dalam memproduksi radioisotop secara komersial, sedangkan Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) BATAN berperan dalam pengembangan radioisotop.
| Pengguna | Target Iradiasi | Produk |
|---|---|---|
| INUKI | Te2O3 | I-131 |
| U-235 | Mo-99 | |
| Gd2O3 | Tb-161 | |
| Ni-58 (⁵⁸Ni(n,p)⁵⁸Co) | Co-58 | |
| Co-59 (iradiasi 1-2 tahun) | C0-60 | |
| PTRR | Sm2O3 | Sm-153 |
| Lu2O3 | Lu-177 | |
| MoO3 | Mo-99 | |
| TeO2 | I-131 | |
| G2O3 | Gd-153 | |
| Yb2O3 | Yb-169 | |
| Sulfur | P-32 | |
| AuAl foil | Au-198 | |
| Ir wire | Ir-192 | |
| Y2O3 | Y-90 | |
| Xe | Xe 124 | |
| YbNO3 | Yb-176 | |
| Yb oksida | Yb-176 |
Kondisi fasilitas produksi radiofarmaka saat ini
Fasilitas radiofarmaka di kawasan Serpong secara historis merupakan salah satu yang paling maju di Asia Tenggara dan mencakup:
- hot cell produksi,
- laboratorium sintesis radiofarmaka,
- quality control,
- sterility testing,
- radionuclide assay,
- pengemasan dan distribusi.
Namun kondisi saat ini menghadapi beberapa tantangan
a. Infrastruktur yang menua Sebagian besar fasilitas dibangun pada era BATAN sekitar:
- akhir 1980-an
- 1990-an
- awal 2000-an
Sehingga:
- hot cell banyak yang sudah memasuki umur desain,
- manipulators perlu penggantian,
- HVAC dan pressure cascade memerlukan modernisasi,
- sistem kontrol sudah mulai obsolete.
- Fasilitas produksi saat ini mengalami akumulasi kontaminasi zat radioaktif akibat penanganan radionuklida dalam rangka produksi
b. Keberlangsungan operasi Reaktor Serba Guna G.A. Siwabessy (RSG-GAS) sebagai sumber neutron untuk iradiasi target:
- PT INUKI sudah tidak lagi bergerak dalam usaha industri fabrikasi bahan bakar nuklir. Ini berarti rantai pasok domestik elemen bakar terputus setelah berhentinya aktivitas fabrikasi bahan bakar oleh PT INUKI.
- RSG-GAS melakukan penyesuaian operasi karena tidak ada pasokan bahan bakar nuklir baru yang sebelumnya dipasok oleh PT INUKI, dengan tujuan memperpanjang umur operasi menggunakan persediaan elemen bakar yang masih tersedia.
Implikasi strategis
Jika melihat kondisi keseluruhan, Indonesia saat ini menghadapi tiga tantangan yang saling berkaitan:
- RSG-GAS memasuki fase ageing management setelah hampir 40 tahun beroperasi.
- Fasilitas produksi radiofarmaka memerlukan dekontaminasi, modernisasi, dan peningkatan agar kembali memenuhi persyaratan GMP.
- Fasilitas fabrikasi elemen bakar perlu segera direvitalisasi karena terhentinya aktivitas PT INUKI telah memutus pasokan bahan bakar baru untuk RSG-GAS.
Kesehatan
Gamma camera untuk diagnosa fungsi aliran darah dan lokasi serta ukuran kanker. Alat tsb tidak hanya digunakan di bidang kesehatan, tetapi juga di penelitian bidang proses kimia untuk menentukan perilaku hidrodinamik dari proses fluidizedbed gas/padatan dan cairan/padatan serta dalam visualisasi dan pemantauan fenomena aliran multi-phase dalam media yang porous.

Tantangan substitusi impor: Detektor yang terdiri dari kristal NaITl dan PMT matrix hingga saat ini masih 100% impor. Demikian pula pengolah sinyal dari detektor masih menggunakan add-on card impor. Softwareuntuk kendali dan human machine interface merupakan peluang untuk dikembangkan di dalam negeri.
Saat ini ada alternatif dari NaI(Tl), yaitu LaBr3:Ce dan CZT. Kamera gamma yang menggunakan detektor LaBr3:Ce dan CZTmempunyai resolusi spasial dan energi yang lebih baik dari pada kamera gamma yang berbasis NaI(Tl) scintillation array.
Positron Emission Tomography untuk diagnose kanker yang paling akurat saat ini:

Cyclotron untuk produksi isotop yang dipergunakan pada PET-CT:

Tantangan substitusi impor:
Pembangkit medan magnet berupa Electromagnet, RF system (untuk pembangkit medan listrik) saat ini sudah selesai didesain dan dikonstruksi di BATAN.
Prototipe sumber ion telah diwujudkan para peneliti BATAN. Masih perlu upaya lanjut untuk meningkatkan performance sehingga setara dengan sumber ion yang ada di pasar.
Produksi x-ray/roentgen berbasis teknologi digital tanpa film, Alat diagnosa ginjal murah tetapi akurat (diagnosa aliran darah ke ginjal, aliran air seni dari ginjal ke kandung kemih & diagnosa fisik ginjal).

Tantangan substitusi impor:
Tabung x ray pernah dikembangkan di BATAN tetapi telah sejak lama dihentikan, sehingga sampai saat ini masih impor. Demikian pula detektor x ray, apalagi array x ray detector masih mengandalkan produk impor. Harapan kandungan lokal ada pada perangkat lunak signal processing, image processing, human-machine interface.
Energi

High Temperature Gas Cooled Reactor (HTGR) yang dijuluki Melting free nuclear reactor dengan potensi kandungan lokal yang besar karena mayoritas struktur teras terdiri dari graphite dan beton. HTGR menghasilkan heat (suhu sekitar 900-an derajat Celcius dan listrik. HTGR di Hamm Uentrop Jerman merupakan commercial plant pertama di dunia.

Molten Salt Reactor (MSR) yang berbahan bakar utama Thorium. Tekanan operasi sekitar tekanan atmosphir, bahan bakar dan bahan pendingin membeku jadi padatan pada suhu di bawah 400an derajat Celcius merupakan fitur keselamatan utama dari jenis reaktor ini. Commercial plant Pada tahun 2026 Nuclear Regulatory Commission (NRC) telah menerbitkan Evaluation Report (SER) untuk salah satu Topical Report IMSR mengenai Postulated Initiating Events (PIE).
Di Kanada, desain IMSR telah:
1. Menyelesaikan Phase 2 Vendor Design Review oleh regulator Kanada (CNSC),
2. Menjadi salah satu desain MSR pertama yang berhasil melewati evaluasi desain tingkat lanjut.
Awal 2026, Terrestrial Energy memperoleh dukungan dari Departemen Energi Amerika Serikat (DOE) melalui Project TETRA dan TEFLA (Fuel Line Pilot Project) untuk mempersiapkan infrastruktur produksi bahan bakar IMSR.
Tujuan proyek ini:
•Membangun reaktor pilot,
•Melakukan pengujian material,
•Memvalidasi operasi IMSR,
•Menghasilkan data untuk mendukung proses lisensi komersial.
TANTANGAN: kesiapan regulasi untuk reaktor generasi IV, kesiapan komunitas riset Indonesia untuk bekerjasama bangun prototype untuk licensing by test/experiments.
CARA PEMERINTAH CHINA MEMANFAATKAN PASAR DOMESTIK YANG BESAR untuk kebutuhan transfer teknologi dan untuk mencapai sasaran pengembangan kemampuan teknologi nasional (contoh kasus teknologi kereta api cepat):
Kebijakan pemerintah China untuk memperkuat daya saing global perusahaan kereta api cepat domestik secara eksplisit dinyatakan dalam dokumen resmi negara yang merinci penggunaan perjanjian transfer teknologi sebagai kunci untuk merealisasi sasaran pengembangan teknologi. “China High Speed Train United Action Plan Cooperation Agreement” ditanda-tangani antara "Ministry of Science" (MoS) dan "Ministry of Railways" (MoR) pada 26 Februari 2008 yang berisi kerjasama antara kedua belah pihak sbb.:
- Pengembangan teknologi untuk wujudkan jaringan yang mampu mendukung kecepatan kereta api 350 km/jam atau lebih.
- Mewujudkan hak kekayaan intelektual (HAKI) yang independen dan meningkatkan daya saing global.
- Mengekspor teknologi MoS menyediakan dana hampir 10 milyar RMB ($1.6 milyar), melibatkan 25 universitas, 11 lembaga penelitian, 51 laboratorium nasional dan pusat penelitian rekayasa (Science and Technology Daily, September 6, 2010).
MoR juga memobilisasi universitas, pusat penelitian iptek dan perusahaan manufaktur untuk melakukan “locomotive introduction, digestion, absorption and re-innovation program” (People’s Daily, September 5, 2008).
Pada tahun 2003, ketika diputuskan untuk membangun jalur Beijing-Shanghai, diketahui bahwa perusahaan china tidak mampu memenuhi sasaran pengembangan HSR (High Speed Railway). Menurut juru bicara MoR Zhang Shuguang, China memerlukan lebih dari satu dekade untuk setara dengan negara maju karena biaya dan kesulitan untuk pengembangan teknologi domestik.
Sebagai solusi, China memanfaatkan pasar domestik yang besar untuk kebutuhan transfer teknologi dan mencapai sasaran pengembangan kemampuan nasional melalui: digestion, absorption & re-innovation (yinjin xiaohua xishou zai chuangxin) teknologi asing.
Pada 17 juni 2004, MoR mengumumkan lelang pertama untuk pengadaan teknologi kereta api 200 km/jam. Pemerintah menetapkan bahwa economic benefits dari partisipasi asing harus mengutamakan keuntungan bagi ekonomi China bukan bagi ekonomi asing (Xinhua, March 4, 2010) dengan tujuan utama transfer teknologi yang mendukung China dalam pengembangan teknologi.
Kriteria yang ditetapkan MoR meliputi:
- pricing yang bersaing dan bahwa perusahaan yang memenangkan lelang harus secara komprehensif melakukan transfer teknologi ke perusahaan china dan produk jadi harus menggunakan trademark china.
- Mitra asing harus menyediakan pelayanan teknis dan pelatihan hingga perusahaan china harus mampu berfungsi tanpa kemitraan asing (National Technology and Equipment Network, March 18, 2010).
- Perusahaan china bebas menentukan mitra asing, tetapi mitra asing harus mengikuti pelelangan awal (pre-bid) dan menandatangani perjanjian transfer teknologi dengan perusahaan domestik (Xinhua September 4, 2004).
- Pemerintah juga menetapkan bahwa perusahaan asing harus mentransfer tidak hanya existing technology ke china, tetapi juga pengembangan selanjutnya (Xinhua, March 4, 2010).
Alstom (Perancis), Siemens (Jerman), Bombardier (Kanada) dan konsorsium perusahaan jepang yang dipimpin Kawasaki Heavy Industries mengikuti lelang dari china tsb. Semua harus mengadopsi standard china untuk produk kereta api cepat mereka dan merakit semua unitnya dengan cara joint ventures dengan perusahaan lokal, atau bekerjasama dengan perusahaan manufaktur China atas dasar arahan MoR (People’s Daily, September 5, 2008).

